Fakta-Fakta Tentang Virus COVID-19 (Corona)

08:15
Fakta-Fakta Tentang Virus COVID-19 (Corona)

Hai teman-teman! Kali ini aku akan membagikan informasi tentang berita yang sedang hangat yaitu sebuah pandemi virus COVID-19 atau yang biasa disebut dengan Novel Coronavirus. Virus COVID-19 ini telah dinyatakan pandemi oleh WHO karena virus ini dapat menyebar ke berbagai penjuru negara. Virus ini pertama kali muncul dan teridentifikasi di wilayah Wuhan, Hubei, Republik Rakyat Tiongkok lalu menyebar ke negara-negara tetangga hingga meluas hampir ke seluruh negara.


Hal tersebut menyebabkan banyak masyarakat yang khawatir tentang keberadaan virus ini. Banyak sekali informasi-informasi yang disebarkan oleh oknum untuk membuat panik masyarakat-masyarakat dengan berita hoaks mengenai virus ini.


Terkait maraknya informasi yang banyak tersebar di sosial media tanpa diketahui kebenarannya akan membuat panik masyarakat-masyarakat awam. Oleh karena itu kami akan membahas terkait fakta-fakta terkait virus COVID-19 ini. Berikut merupakan fakta-fakta yang terkait virus COVID-19 :


1. Daya Tahan Virus Corona,

Banyak sekali beredar informasi yang menyebutkan virus ini tidak bertahan lama di luar tubuh manusia. Namun kita cek kebenarannya, menurut penelitian dari National Institutes of Health (NIH) pada tanggal 17 Maret 2020, virus ini dapat bertahan pada permukaan tembaga selama 4 jam, bertahan pada permukaan kardus selama 24 jam, dan paling lama adalah bertahan pada permukaan plastik dan stainless steal selama 48 jam. Oleh karena itu informasi yang menyatakan bahwa virus Corona mudah mati di luar tubuh adalah informasi yang salah, virus tersebut masih dapat hidup tergantung jenis permukaan benda yang didiami.

Fakta-Fakta Tentang Virus COVID-19 (Corona)


2. Penyebaran Virus Corona,

Disinformasi tentang penyebaran virus Corona juga sering kita temui dalam media pesan singkat Whatsapp maupun sosial media. Banyak yang menyebutkan bahwa virus ini dapat menyebar melalui nyamuk, hewan peliharaan, maupun sebagainya. Namun sejauh ini belum ada bukti pasti virus Corona mampu menyebarkan melalui nyamuk maupun hewan peliharaan. Faktanya, menurut World Health Organization penyebaran virus ini melalui droplet / tetesan cairan dari saluran pernapasan seseorang terhadap orang lain disekitarnya yang terpapar secara langsung maupun tidak langsung seperti melalui benda-benda yang telah terpapar kontak dengan penderita.





3. Ketahanan Virus Corona terhadap Suhu,

Lagi-lagi disinformasi ketahanan virus Corona terhadap suhu, banyak sekali kita temui informasi bahwa virus ini tidak tahan terhadap suhu akibat terpapar panas matahari secara langsung. Faktanya menurut pakar Herawati menyatakan bahwa virus Corona akan mati pada suhu 56 derajat celcius selama 30 menit. Sehingga negara-negara manapun juga dapat berpotensi tersebarnya virus ini, karena seperti Indonesia sendiri suhu rata-rata sekitar 27-35 derajat celcius. Oleh karena itu virus ini tidak akan mati pada suhu dengan paparan sinar matahari secara langsung.



4. Pencegahan Virus Corona,

Banyak informasi yang tersebar dikalangan masyarakat menganggap bahwa pencegahan virus Corona dapat dilakukan dengan mengonsumsi minuman jahe, makanan sayur lodeh 5 warna, dan memakan bawang putih. Namun kenyataannya hal tersebut belum dapat dipastikan secara ilmiah. WHO sendiri memberikan langkah pencegahan virus corona berupa social distancing, mencuci tangan dengan sabun, dan penyemprotan desinfektan.



5. Ukuran Virus Corona,

Disinformasi juga membahas tentang ukuran virus Corona, informasi tersebut menyebutkan bahwa ukuran virus tersebut memiliki ukuran diameter 500mikrometer dan dapat tersaring oleh masker kain. Namun faktanya ukuran virus ini memiliki ukuran diameter 120nanometer dan minimal dapat disaring oleh masker bedah. Namun perlu diingat orang yang sakit tak perlu memakai masker apabila tidak berada dalam keramaian ataupun merawat orang yang sakit. Perlu diperhatikan masker digunakan oleh orang sakit.






Nah demikian fakta-fakta terkait virus yang sedang hangat di dunia yang menyebabkan pandemi global. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan berharap pandemi ini segera berakhir. Terima kasih.

Share this

I'm Author in http://ilmumalas.com.


Artikel Menarik Lainnya

Artikel Ini Paling Baru
Previous Article
Artikel Sebelumnya
Cara style text di komentar Disqus dan Blogger:
  • Untuk menulis huruf bold silahkan gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic silahkan gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline silahkan gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought silahkan gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML silahkan gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silahkan parse dulu kodenya pada kotak parser di bawah ini.
  • Untuk menggunakan emoji di bawah ini cukup copy kode tersebut dan beri jarak 1 spasi untuk menampilkan emoji pada kolom komentar Blogger.
Parser Kode
Diskusikan
Emotikon

Emoticon Kaskus di Blogger Emoticon Kaskus di Blogger Emoticon Kaskus di Blogger Emoticon Kaskus di Blogger Emoticon Kaskus di Blogger Emoticon Kaskus di Blogger Emoticon Kaskus di Blogger Emoticon Kaskus di Blogger Emoticon Kaskus di Blogger Emoticon Kaskus di Blogger Emoticon Kaskus di Blogger Emoticon Kaskus di Blogger Emoticon Kaskus di Blogger Emoticon Kaskus di Blogger Emoticon Kaskus di Blogger Emoticon Kaskus di Blogger
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

0 Comments